Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

Saturday, March 23, 2013

Perjalanan ke Ujung Genteng

Filled under: ,


         Ujung Genteng adalah tempat sempurna untuk berakhir pekan dan mengisi waktu liburan. Ada hamparan pantai pasir putih, lautan biru, hingga penyu-penyu lucu di sana. Traveling ke Ujung Genteng sangatlah menyenangkan. Simak yuk ceritanya :)

Posted By Dhietcorner2:07:00 PM

Thursday, February 16, 2012

11 Tips Fotographer Untuk Pemula


Bismillahirrohmanirrohim….
Saya akan post sedikit tips-tips bagi para pembaca yang baru memulai hobinya sebagai fotographer.

  1. Jangan gila membeli peralatan yang paling mahal segera.
    Ini mungkin untuk mendapatkan foto yang sangat bagus dengan jalur murah dan menembak. Lihat contoh-contoh ini di Flickr. Foto-foto yang Anda ambil, semakin Anda akan tahu tentang jenis kamera untuk dapatkan ketika saatnya untuk upgrade.

  2. Pertimbangkan tripod.
    Di sisi lain, sebuah tripod murah layak mendapatkan, terutama jika Anda memiliki tangan gemetar seperti saya. Ketika aku sampai di tripod, kepuasan saya dengan tembakan saya melejit. Untuk stabilitas bahkan lebih, gunakan fungsi timer kamera Anda dengan tripod.

  3. Simpan kamera dengan Anda sepanjang waktu.
    Ops Foto sering datang ketika Anda tidak mengharapkannya. Jika Anda dapat menjaga peralatan yang relatif sederhana - hanya tas kamera kecil dan tripod - Anda mungkin bisa mengambil keuntungan dari beberapa peluang yang tak terduga. Atau, jika ponsel Anda dilengkapi kamera, menggunakannya untuk mengambil “catatan” di adegan Anda ingin kembali ke dengan kamera biasa.

  4. Buatlah daftar gambar yang ingin Anda dapatkan.
    Untuk saat-saat Anda tidak dapat membawa kamera Anda di sekitar, menjaga buku catatan kecil untuk menuliskan tempat Anda ingin kembali dan foto.Pastikan untuk mencatat setiap detail penting, seperti pencahayaan, sehingga Anda dapat kembali pada saat yang sama, siang atau ketika hak cuaca itu. Jika Anda tidak ingin membawa notebook, mengirimkan email yang menggunakan ponsel Anda dengan Jott.com.

  5. Jangan mengabaikan mata pelajaran biasa untuk fotografi.
    Anda mungkin tidak melihat sesuatu yang menarik untuk memotret di ruang tamu Anda atau halaman belakang Anda, tetapi coba lihatlah lingkungan yang akrab dengan mata segar. Anda mungkin menangkap trik yang menarik cahaya atau menemukan beberapa bunga liar yang tak terduga di halaman Anda. Seringkali subjek sederhana membuat tembakan terbaik.

  6. Nikmati proses belajar.
    Bagian terbaik dari memiliki hobi seperti fotografi tidak pernah kehabisan hal untuk belajar. Inspirasi ada di sekitar Anda. Lihatlah segala sesuatu dengan mata seorang fotografer dan Anda akan melihat peluang yang tidak pernah melihat sebelumnya.

  7. Manfaatkan sumber informasi gratis untuk belajar.
    Browse melalui Flickr atau website seperti Forum Sekolah Fotografi Digital untuk inspirasi dan tips. Juga, perpustakaan setempat Anda mungkin memiliki banyak buku tentang semua jenis fotografi. Jika Anda tertarik untuk belajar tentang pasca pengolahan, memberikan software gratis seperti GIMP mencoba.

  8. Percobaan dengan pengaturan kamera Anda.
    Titik dan menembak mungkin lebih fleksibel dan kuat dari yang Anda tahu. Baca manual untuk bantuan mengartikan semua simbol-simbol kecil. Ketika Anda menjelajahi, coba menembak subjek Anda dengan beberapa konfigurasi untuk mempelajari apa efek yang Anda suka. Ketika Anda sedang melihat foto Anda di komputer, Anda dapat memeriksa data EXIF ​​(biasanya dalam properti file) untuk mengingat pengaturan yang Anda gunakan.

  9. Pelajari aturan dasar.
    Jumlah informasi tentang fotografi online dapat banyak. Mulailah dengan beberapa artikel pada komposisi. Terbuka untuk apa fotografer lebih berpengalaman telah mengatakan tentang teknik. Anda harus tahu aturan sebelum Anda dapat melanggarnya.

  10. Mengambil foto secara teratur.
    Cobalah untuk memotret sesuatu setiap hari. Jika Anda tidak bisa melakukan itu, pastikan Anda mengambil waktu untuk berlatih secara teratur, sehingga Anda tidak melupakan apa yang telah Anda pelajari. Cara terbaik untuk memotivasi diri sendiri adalah dengan melakukan tugas mingguan dalam Forum DPS.

  11. Jangan takut untuk bereksperimen.
    Jika Anda menggunakan kamera digital, biaya kesalahan adalah gratis. Gila - Anda mungkin berakhir dengan sesuatu yang Anda sukai. Anda pasti akan belajar banyak dalam proses.

    Semoga Bermanfaat :)

    Sumber : http://www.digital-photography-school.com/11-tips-for-beginner-photographers#ixzz1mJiSMwKc

Posted By Dhietcorner8:42:00 PM

Tuesday, December 20, 2011

Alarm Itu Sudah Tidak Berbunyi Lagi


Bismillahirrohmanirrohim ..

Kali ini saya akan post sebuah cerita yang begitu dalam makna yang terkandung dan bisa jadi renungan untuk pembaca sekalian.. 

Setiap ingin menulis sesuatu tentang “ibu” aku selalu ingat bagaimana tanpa lelah dan tidak pernah mengeluhnya ibu dalam mengurus rumah tangga (anak-anak dan suami). Bagaimana gigihnya ibu berjualan untuk membantu perekonomian keluarga, karena penghasilan bapak yang saat itu hanya seorang PNS golongan rendah tidak cukup untuk menghidupi keluarga dengan 6 (enam) orang anak. Karena kesabaran dan keikhlasannya dalam bekerja (berjualan) juga dalam merawat dan mengasuh kami anak-anaknya, kami masih bisa bertahan menghidupi diri kami sampai sekarang. Banyak pelajaran hidup yang aku dapat darinya. Aku menjadi tahu bagaimana seharusnya menjadi istri dan ibu yang baik bagi suami dan anak-anakku kelak.

Ibu seperti alarm bagiku yang selalu cerewet dalam segala hal, alarm itu akan berbunyi terutama jika aku terlambat pulang tanpa kabar, terlambat makan, dan masih banyak lagi hal-hal kecil menurutku yang tak luput dari pantauannya.

Jujur kadang aku merasa risih terlalu diperhatikan seperti itu. Ada satu peristiwa yang selalu aku ingat yaitu ketika ibu melarang berkawan dengan seorang teman setelah ibu tahu kalau teman tersebut terlibat tawuran dan masuk penjara. Sebagai anak muda jelas saja aku tidak terima dengan larangan itu, tapi karena tidak ingin menyakiti hatinya akupun menuruti untuk tidak terlalu akrab dengan teman tersebut setelah dia keluar dari penjara.

Dibalik kecerewetannya, ibu juga sangat perhatian. Dia tidak akan pernah bisa tidur jika kami anak-anaknya belum lengkap ada di rumah. Ibu selalu setia membukakan pintu buatku jika aku pulang terlambat tengah malam sekalipun.

Ketika dalam kondisi sakitpun ibu masih perhatian kepadaku walaupun dengan cara yang berbeda (alarm itu tidak terlalu sering berbunyi) karena anak-anaknya sudah dewasa. Setelah semua kakak ku berkeluarga, tinggallah kami bertiga (aku, ibu dan bapak ) yang tinggal serumah. Setiap malam ibu selalu setia menunggu aku pulang, kadang aku merasa kasihan harus membuatnya menunggu, padahal aku juga selalu membawa kunci cadangan tapi ibu selalu ingin menunggu “sekedar meyakinkan dan supaya ibu bisa tidur nyenyak” katanya.

Ketika penyakit yang dideritanya membuat dia kewalahan mengurus dirinya sendiri, aku selalu berusaha untuk mengurusi keperluannya, seperti sebisa mungkin menemaninya periksa ke rumah sakit, menyiapkan makannya, obat-obatannya dan keperluan untuk seharian sebelum aku pergi kuliah. Dan setiap selesai aku menyiapkan semua keperluannya, selalu terlontar ucapan “Maaf yah ibu sudah selalu merepotkanmu”. Setiap mendengar ucapan itu aku pasti menangis karena teringat betapa aku dulu yang selalu merepotkannya tapi tidak pernah tuh aku mengucapkan ”maaf atau terimakasih” padanya, padahal aku sudah merepotkannya sejak aku terlahir ke dunia ini bahkan sejak berada dalam kandungannya.

Kini alarm itu sudah lama tidak berbunyi lagi, bukankah itu berarti aku harusnya senang karena aku bebas pergi kemana saja, pulang kapan saja, berteman dengan siapa saja atau melakukan apa saja ( tanpa ada yang melarang dan mengawasi). Jawabannya adalah TIDAK, karena ternyata aku memerlukan alarm itu, aku kangen kecerewetannya, omelannya sangat ingin aku dengar sekarang. Sayang sudah hampir 10 tahun aku tidak pernah mendengar suara alarm  itu.

Setelah kepergiannya aku baru sadar bahwa omelan, kecerewetan yang selalu membuat aku risih atau males mendengarnya itu ternyata untuk kebaikan ku sendiri. Memang penyesalan selalu datang terlambat, kita baru menyadari pentingnya seseorang setelah orang itu tiada.

Untuk ibu yang semoga tenang di alam sana aku hanya ingin mengucapkan terima kasih atas pengorbanan dan kasih sayangmu kepada kami. Semoga setiap tetesan darah, keringat dan airmatamu dalam mengurus dan membesarkan kami, menjadi ladang pahala buatmu dan menjadi penghapus dosa-dosamu. Amin ya rabb ..

Sumber : Kompasiana.com (Ditulis oleh Cucu Caswati)

Posted By Dhietcorner2:49:00 PM